Sunday, August 13, 2006

.. the invasion of Mama Panda :)

Nothing beats home cooked food, your Mum's cooking that is ...

This morning I saw my childhood flash right before my eyes. Not that I was halusinating or in a life-threatening situation (like those in Hollywood flicks) but I just spent my entire morning looking at all my childhood favorite dishes, Gule, Rendang, Garang Asem Ayam, Garang Asem Iga, Gudeg (complete with chicken, koyor and krecek), Rendang, Tempe Bacem, Martabak Manis Jagalan and the list goes on and on and on ...

My Mum is in town. Despite numorous attempts by her daughter in-law to "tone-down" her enthusiasm to cook for her starving and underfeed boy, she still managed to prepare tons of home cooked (enough to feed small army), and packed it along with her to Singapore :). And so, with the "if-looks-could-kills" eyes of Princess Panda behind my back, I spent the whole morning unpacking, reheating and repacking all the dishes (two big boxes of them). To make things a little bit more complicated, we found out that we don't have enough pan and bowl to store/reheat all the food at one go :)!

My Mum loves to cook, which can be easily seen in how healthy my brother and I are :). Unfortunately, or actually fortunately for me, most of her dishes involve meat! Raise from not-so-meaty family, Princess Panda really struggle to eat meat and meat and more of them :)!

My Mum also have a very short term memory problem, especially related to my diet. In between her constant nagging of me to slim down and Princess Panda to watch over my diet, she continuously ask us to eat more of her food, which cannot really catagorized as healthy food :)! Luckily for us we have our tetangga and this poor buruh kantor that drop by yesterday to help us savour portion of the Gule, Rendang and Martabak Manis :). So watch out guys, in desperate measure I may call out to you again!

Oh well, at least we don't have to think of what to cook for the next 3-4 months!

Thursday, August 10, 2006

.. sejuta Coro dan istri tercinta

Sebetulnya kejadian yang saya blog ini gak baru .. tapi berhubung terlalu banyak hal-hal yang gak penting jadi gak pernah kesampean menulisnya ..

Coro dan HDB sayangnya adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan :( .. mau sebersih apa rumah anda, pasti ada juga coro-coro canggih yang bisa mampir, entah terbang lewat jendela atau menyelip ke kiri dan ke kanan lewat lubang-lubang yang tak terbayangkan sebelumnya .. dan jangan keliru antara coro sama Churos ya .. kalo yang itu sih saya suka :) ..

Anyway, sampai di mana ya saya tadi, oh ya .. coro dan HDB .. Nah di HDB tuh biasanya ada acara bulanan untuk mengasapi lubang sampah (jangan keliru dengan acara bakar-bakaran tetangga kita di bulan ke tujuh ya), tujuannya adalah untuk membunuh coro-coro dan binatang binatang lain yang dengan happy-nya menghuni lubang hitam nan seram itu. Biasanya beberapa hari sebelum kita sudah di wanti-wanti sama HDB untuk menutup lubang-lubang sampah di hari itu sehingga binatang-binatang jahanam itu tidak mengungsi ke rumah kita, dan beberapa minggu yang lalu kita lupa :( ...

Pagi-pagi bangun dan mau mencuci baju eh tiba-tiba saya melihat satu, dua mahluk seram berjalan jalan dengan happynya di dapur .. hiyaaaat gubrak .. kuhajar dengan semangat .. eh ada lagi, satu-dua-tiga-empat .. wah mulai keringat dingin .. persenjataan mulai berubah dari gulungan koran ke semprotan baygon .. eh bak pahlawan kemerdekaan, mati satu maju seribu .. gawat bok .. terpaksa mundur teratur dan mengatur strategi baru ... ternyata saudara-saudara dengan bodohnya saya baru melihat kalo ada lubang di samping gorong-gorong sampah saya .. lubang kecil sekali tapi entah bagaimana si coro-coro ini dengan langsing dan rampingnya bisa merambat masuk :( .. gak heran kalo ada yang bilang coro adalah "the last life-being on earth that can stand a nuclear war", biarpun sudah habis satu kaleng baygon dan dapur mulai berkabut mereka masih dengan gagah-gagahnya main petak umpet di dapur :( ...

To cut the story short .. setelah dengan paniknya melihat rumah di serbu mahluk-mahluk seram dan bisa terbang itu saya hanya bisa bengong, mundur teratur, ngegebukin coro yang berhasil melewati kabut baygon dari dapur, dan menelepon 911 eh istriku ...

Untuk yang mengenal nyonyaku ini, sudah pasti dong tahu betapa takutnya dia dengan coro .. eh ternyata hari itu beliau dengan gagah beraninya menawarkan diri untuk kabur dari kantor dan membantu seekor Panda yang lagi histeris di rumah!!! Do'i yang sakit perut dan pusing aja susahnya setengah mati di bujukin ambil MC or pulang pagi, eh tanpa di minta langsung pulang untuk bertempur dengan coro (not one of her favorite past time) .. Sampai rumah, berbekal amunisi baru (3 kaleng baygon), si Panda yang acem dan belum mandi ini dirangkul dengan penuh cinta dan dikasi semangat untuk menghajar jahanam-jahanam itu .. hiks .. jadi terharu ...

Yah biarpun kita sering berantem tentang hal-hal yang gak perlu, it's really comforting to know that you have someone to rely on when you need it the most ...

So ... untuk istriku tercinta .. Cup-cup .. makasih ya ...

Luv, Panda :) ..

Foot note (from wikipedia):
"Cockroaches are insects of the Order Blattodea. The names of the order are derived from Greek language blatta, meaning "cockroach". There are roughly 3,500 species in 6 families. Cockroaches exist worldwide, with the exception of the polar regions and in elevations above 2,000 metres (6,500 feet). Cockroaches are also simply known as "roaches".

Among the most well-known species are the American cockroach, Periplaneta americana, which is about 3cm long, and the German cockroach, Blattella germanica, about 1½cm long. Tropical cockroaches are often much bigger, and in turn prehistoric forms such as the Carboniferous Archimylacris and the Permian Apthoroblattina were several times as large as these. When infesting buildings, cockroaches are considered pests; out of the thousands of species, however, only a handful fall into this designation."

"A churro is a fried-dough pastry-based snack, which originated in Spain, and is popular in Latin America, the USA, and Spanish-speaking Caribbean islands. It is sometimes referred to as a Spanish doughnut or Mexican doughnut. Porras are similar but with a round thicker cross section, so named due to the fact that they usually resemble the form of a club.

The traditional seasoning of churros is sugar. Many churro connoisseurs swear by the combination of chocolate con churros, wherein the churro is dunked into a mug of piping hot chocolate, thick in the Spanish fashion. Churros may also be served sprinkled with cinnamon. Like pretzels, churros are often sold by street vendors who in many cases will fry them freshly on the street stand and sell them warm or hot."

Monday, August 07, 2006

... [13294116]

"But touch my tears with your lips
Touch my world with your fingertips
And we can have forever
And we can love forever
Forever is our today

Who wants to live forever
Who wants to live forever
Forever is our today"

Queen - Who want to live forever?
Words and music by Brian May
An email from our alumni mailing-list strucked me last week, the subject is, translated loosely in English, "I hope I got it wrong, but I heard Bakul passed away due to work accident". Few emails later, the news was confirmed.

No, I won't over dramatized the situation by telling you how close we are or anything like that. The truth is we barely close :( and our interaction was limited to the first 1-2 years in college and a few off-class room activities (read: HME). In fact, we no longer talks after college. This was the first time I heard about him after so many years and not really the news I expected to hear.

My condolence to the families and friends he left behind and I pray that the Above give them strength to move on. While it is hard to believe the reason behind His early calling, I do believe that it is all part of God's plan.

No one want to live forever, but I believe many want to live for a little bit longer ...

Sunday, August 06, 2006

.. biru-biru di Orchard

Tergiur dengan Nasi Tumpengnya kantin Aneka, hari ini kita bela-belain menerjang sejuta TKP (tenaga kerja Phillipina) di Lucky Plaza. Nasi tumpengnya memang te-o-pe be-ge-te deh :) lengkap dengan ayam, kentang, bergedel dan sambel goreng ati ampela Yummm! What a small world after all, selagi makan ketemu beberapa junior dari EL ITB, beberapa indo-singers dan teman-teman lainnya. Anyway, as always, salut buat Nelly dengan tumpengnya .. sering-sering aja yach!

Sehabis makan, se-shopping dan dua shopping selanjutnya, kita jadi tergiur dengan kios kios pijat yang ada di Takashimaya. Bukannya sehat badan malah jadi sakit-sakit semua :( ... mungkin yang pijat semangat kali ya lihat orang gendut hehehe .. Walhasil besok pasti biru-biru nih badan :) ...

Tidak puas dengan porsi pertama, kita balik lagi ke Aneka untuk tumpeng ke dua hari ini Yum-Yum .. eh menjelang suap-suap terakhir, ada ribut-ribut di Pub belakang kantin, dan gak lama kemudian gedubrak-gedubrak eh ada orang digebukin di pojokan, heboh juga sih ada kali minimal selusin orang (cowok-cewek) yang gak jelas antara ikut berantem, memisah atau menyemangati ... Buru-buru kita selamatkan teh kotak-teh kotak yang tersisa dan menyingkir dari lokasi pertempuran. Untung saja berantemnya gak berlanjut di depan kantin Aneka, kalo iya kan kasihan aja si Reggy dan Nelly. Sudah sering ya Reg, abis kelihatannya nyante gitu :)?

Ngelihat ramenya si bapak di gebukin, pasti dia lebih biru-biru dari saya besok pagi :) ...

Saturday, August 05, 2006

.. martabak tralala (2)

Picture always say the darnest things :) ...
Dari kiri ke kanan (atas ke bawah): NasGorKam; Tongseng; "Itu itu itu ..."; "Blaik bukne, spatulanya leleh :("; "Pssst, ojo kenceng-kenceng"; Adonan martabak tralala; "Makan ...."; "Waaaa .. enak tenan";"Pisang dulu, mentega dulu, pisang dulu, mentega dulu .."; "Enak gak enak yang penting gaya .."; "Wah pak, martabak kita jadi .."; "Lho kok lembek ya ??"; "Enak, enak, enak gila"; Rini/Gita: "Ewwwww ....", Yolli:"Sip sip ... (lho)"; "Gak penting banget sih!"; New sport, ultimate martabak/freezbie .....

End of the day? Perut kenyang hati senang :) ...

.. si lucuuu dari Belgium :)

kawaii-neeee :)
Anak teman lama kita yang sekarang menetap di Belgia.

... sayang fotonya burem karena pake kamera telpon :(

Friday, August 04, 2006

.. tongseng, nasgorkam and martabak haha-hihi :)

Seiring dengan semangat 45, saya mo nge-blog dalam bahasa indonesia yang tidak baik dan benar ..

Terinspirasi dari sesepuh-sesepuh dapur yang ini dan itu, saya jadi semangat memasak. Seiring dengan wejangan dan do'a jarak jauh dari para sesepuh di atas, saya akhirnya memutuskan untuk membuat martabak manis coklat-pisang-keju-susu, nasi goreng kambing dan tongseng. Martabak manis karena saya ngidam, nasi goreng kambing karena sudah lama gak makan dan tongseng as a little surprise buat istri tercinta (yang konon hobi dan sudah lama gak makan tongseng).

Dengan dalih makan-makan dan bersuka-ria, saya berhasil menghasut tetangga ini dan buruh rodi ini untuk bersedia dengan relanya menjadi kelinci percobaan :) ...

Kemana ya nyari Mbek dan minyak Samin? Biarpun sudah pernah pergi ke pasar Tekka dengan mbak Tyty, tetap aja saya mabok dan hilang arah. Ditemani oleh jeng Gita, kita akhirnya memilih Uncle yang tampangnya paling baik untuk membeli daging. Berhubung daging yang di jual disini bersih banget, kita sibuk celingak-celinguk nyari lemak kambing. Melihat kita berdua gelisah, akhirnya si Omm bertanya "You want more fat?", "Yep, you have?", dan jabruk langsunglah si Omm ngerogoh ember (yang lebih mirip tempat sampah) buat mengambil segenggam lemak (duh!) ... "Enough enough Uncle, not so much" :) ...

Senang dan ceria sudah dapat kambing, kita melanjutkan shopping di Tekka dan Sheng Shiong untuk melengkapi daftar ramuan sesuai resep (ada blue band lho di Sheng-shiong).

Dengan bodohnya, setelah mulai masak, saya baru sadar kalo saya udah lupa rasa tongseng itu gimana. "Git elo tao tongseng itu rasanya gimana gak??" "Lah mana gua tau, gua belon pernah makan." *gubraks* ... ya sudah bagaikan si buta dari goa hantu menuntun daredevil kita mulai memasak tongseng dan nasgorkam, sambil mempersiapkan adonan martabak manis yang katanya harus di tunggu ngembang minimal 2 jam.

Hasilnya? Not bad deh, minimal itu kata kelinci-kelinci percobaan saya (atau mereka takut di timpuk penggorengan ya??). Two out of three works :), Tongseng dan Nasgorkam selamat sampai tujuan, sementara martabaknya rada-rada cacat dan bantat. Yah yang penting ceria kan :)? Casualities: ngeberantakin dapur nyonya dan melelehkan spatula tercinta :P!

Foto-foto menyusul, sementara sudah ada beberapa foto yang sudah bisa di lihat di sini.

PS: Siapa bilang Martabak manis tidak baik untuk kesehatan? Buktinya martabak kita bisa buat main ultimate freesbie :) ...

Tuesday, August 01, 2006

.. my cubicle

Was planning to blog something more serious today, but alas it was so hard not to blog about the following video. Find it hard to relate song nowadays? try this one :) ..



Happy Tuesday morning everyone !!