Sebetulnya kejadian yang saya blog ini gak baru .. tapi berhubung terlalu banyak hal-hal yang gak penting jadi gak pernah kesampean menulisnya ..
Coro dan HDB sayangnya adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan :( .. mau sebersih apa rumah anda, pasti ada juga coro-coro canggih yang bisa mampir, entah terbang lewat jendela atau menyelip ke kiri dan ke kanan lewat lubang-lubang yang tak terbayangkan sebelumnya .. dan jangan keliru antara coro sama Churos ya .. kalo yang itu sih saya suka :) ..
Anyway, sampai di mana ya saya tadi, oh ya .. coro dan HDB .. Nah di HDB tuh biasanya ada acara bulanan untuk mengasapi lubang sampah (jangan keliru dengan acara bakar-bakaran tetangga kita di bulan ke tujuh ya), tujuannya adalah untuk membunuh coro-coro dan binatang binatang lain yang dengan happy-nya menghuni lubang hitam nan seram itu. Biasanya beberapa hari sebelum kita sudah di wanti-wanti sama HDB untuk menutup lubang-lubang sampah di hari itu sehingga binatang-binatang jahanam itu tidak mengungsi ke rumah kita, dan beberapa minggu yang lalu kita lupa :( ...
Pagi-pagi bangun dan mau mencuci baju eh tiba-tiba saya melihat satu, dua mahluk seram berjalan jalan dengan happynya di dapur .. hiyaaaat gubrak .. kuhajar dengan semangat .. eh ada lagi, satu-dua-tiga-empat .. wah mulai keringat dingin .. persenjataan mulai berubah dari gulungan koran ke semprotan baygon .. eh bak pahlawan kemerdekaan, mati satu maju seribu .. gawat bok .. terpaksa mundur teratur dan mengatur strategi baru ... ternyata saudara-saudara dengan bodohnya saya baru melihat kalo ada lubang di samping gorong-gorong sampah saya .. lubang kecil sekali tapi entah bagaimana si coro-coro ini dengan langsing dan rampingnya bisa merambat masuk :( .. gak heran kalo ada yang bilang coro adalah "the last life-being on earth that can stand a nuclear war", biarpun sudah habis satu kaleng baygon dan dapur mulai berkabut mereka masih dengan gagah-gagahnya main petak umpet di dapur :( ...
To cut the story short .. setelah dengan paniknya melihat rumah di serbu mahluk-mahluk seram dan bisa terbang itu saya hanya bisa bengong, mundur teratur, ngegebukin coro yang berhasil melewati kabut baygon dari dapur, dan menelepon 911 eh istriku ...
Untuk yang mengenal nyonyaku ini, sudah pasti dong tahu betapa takutnya dia dengan coro .. eh ternyata hari itu beliau dengan gagah beraninya menawarkan diri untuk kabur dari kantor dan membantu seekor Panda yang lagi histeris di rumah!!! Do'i yang sakit perut dan pusing aja susahnya setengah mati di bujukin ambil MC or pulang pagi, eh tanpa di minta langsung pulang untuk bertempur dengan coro (not one of her favorite past time) .. Sampai rumah, berbekal amunisi baru (3 kaleng baygon), si Panda yang acem dan belum mandi ini dirangkul dengan penuh cinta dan dikasi semangat untuk menghajar jahanam-jahanam itu .. hiks .. jadi terharu ...
Yah biarpun kita sering berantem tentang hal-hal yang gak perlu, it's really comforting to know that you have someone to rely on when you need it the most ...
So ... untuk istriku tercinta .. Cup-cup .. makasih ya ...
Luv, Panda :) ..
Foot note (from wikipedia):
"Cockroaches are insects of the Order Blattodea. The names of the order are derived from Greek language blatta, meaning "cockroach". There are roughly 3,500 species in 6 families. Cockroaches exist worldwide, with the exception of the polar regions and in elevations above 2,000 metres (6,500 feet). Cockroaches are also simply known as "roaches".
Among the most well-known species are the American cockroach, Periplaneta americana, which is about 3cm long, and the German cockroach, Blattella germanica, about 1½cm long. Tropical cockroaches are often much bigger, and in turn prehistoric forms such as the Carboniferous Archimylacris and the Permian Apthoroblattina were several times as large as these. When infesting buildings, cockroaches are considered pests; out of the thousands of species, however, only a handful fall into this designation."
"A churro is a fried-dough pastry-based snack, which originated in Spain, and is popular in Latin America, the USA, and Spanish-speaking Caribbean islands. It is sometimes referred to as a Spanish doughnut or Mexican doughnut. Porras are similar but with a round thicker cross section, so named due to the fact that they usually resemble the form of a club.
The traditional seasoning of churros is sugar. Many churro connoisseurs swear by the combination of chocolate con churros, wherein the churro is dunked into a mug of piping hot chocolate, thick in the Spanish fashion. Churros may also be served sprinkled with cinnamon. Like pretzels, churros are often sold by street vendors who in many cases will fry them freshly on the street stand and sell them warm or hot."
Thursday, August 10, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

9 comments:
cie romantis ni ye, gara2 coro
wah iya dong Leng, gua mah dari dulu juga romantis dengan atau tanpa coro :) ... kapan ke SG ?
wahahaahahahahah! TOP bgt ceritanya Pak Panda!
wah nona cyan sudah bangun kah ? gimana sudah siap untuk berperang nanti sore :P ..
Jadi pindah ke kutub aja kita? Atau ke pegunungan?
Waktu itu pernah ada yang bilang, kalo di rumahnya banyak coro, itu tandanya disayang istri. Ternyata bener.
Dodol: kalo pindah ke kutub nanti gak jadi Panda lagi dong, jadi beruang kutub :) ... banyak coro = di sayang istri .. wah wah pilihan yang susah itu :P, lagian banyaknya cuman hari itu, tandanya di sayangnya juga cuman hari itu ya :( ...
Tyty: Wah tanpa coro juga romantis kok nyonyaku *takut di gaplok nyonya dari belakang :) ...*
Banyak coro -> disayang istri
~(banyak coro) bukan berarti nggak disayang istri dong.
Panda kutub nggak ada ya?
Dodol: Ada tuh panda kutub .. beruang kutub yang gak bisa bobo .. jadi matanya item item ^-^ ...
Post a Comment